Laman

Sabtu, 11 Februari 2012

The First Time When I Meet You in Grave

11 Februari 2012

Alhamdulillah Allah masih kasih aku nafas sampe detik ini.. Hari ini aku ada janji sama sahabat aku yang udah ninggalin aku hampir 21 hari untuk selamanya. Sampai-sampai aku gak bisa tidur malamnya, akhirnya baru bisa tidur setelah wudhu waktu shubuh karena aku sedang berhalangan.

Kebangun dari tidur aku langsung bersiap-siap untuk bertemu sama sang sahabat, kamu.. ya kamu Ufad. Demi kamu aku siap-siap dari jam 1 siang, padahal aku janjian sama Dyo sekitar jam 3 sore. Sesampainya di makam aku ngerasain hawa aneh Fad, apa itu kamu? Seperti ada bayangan yang tak kasat mata berjalan berat disamping aku. Tapi kenapa kamu gak buka suara Fad? Aku kangen banget sama kamu.

Setelah menyiram air mawar dan menabur bunga di pusara kamu, aku melafadzkan AlFatihah 3X dan berusaha berinteraksi dengan kamu. Tapi kenapa gak ada jawaban dari kamu? Apa kamu memberi kesempatan untuk Dyo agar dia bisa bicara banyak denganku?. Oke, aku mengalah sekarang.. Tapi lain kali jangan lagi seperti itu, waktu tahlilan seminggu setelah kepergian kamu, kamu mau bicara sama aku. Suara kamu seperti menggelitik telingaku, menggodaku karena aku baikan dengan Angga. Tapi sekarang sudah beda Fad, gak ada lagi cowok yang anterin aku pulang kuliah selain Oom Fuad.

Tapi sudahlah, aku juga gak terlalu mau dibuat pusing sama Angga. Sekarang yang namanya kutipan "Semangat belajar itu berasal dari orang yang dicinta", udah aku blacklist dari mindset aku sekarang. Dyo udah banyak cerita tentang kamu yang aku gak tahu. Kapan-kapan kamu ya yang jujur sama aku. Aku tunggu Fad !

Aku sekarang udah gak mau sering begadang lagi dan Dyo juga alhamdulillah udah berhenti total jadi peminum. Bye Ufad, salam cium hangat untukmu dan Allah yaa..
Do'akan teman-teman kamu disini yaa, semoga selalu dilindungin Allah SWT. Kita disini juga selalu do'ain kamu kok.

Love You


Kamis, 09 Februari 2012

For a Friend Who Have a Long Rest There.

Jam 15.00

Hai sahabatku Ibrahim Fadzri, kamu pasti udah tenang ya di sana.. Enak gak sih surga itu? Ufad, aku pingin cerita sama kamu. Aku putus sama Angga, dan kamu tahu kenapa?? Angga bilang aku gak pantes buat dia, aku terlalu sempurna buat dia. Sesempurna apa sih aku? Aku banyak salah dan dosa itu di bilang sempurna?? Enggak kan Fad..? Dia udah berani gak jujur sama aku, aku sama Angga udah deket 2 bulan lebih, dan dia jadian sama perempuan lain baru 4 hari yang lalu. Sakit banget aku dibohongin selama ini. Pantas aja dia lebih seneng sama aku tapi gak ada komitmen begini. 

Ada satu hal lagi yang perlu kamu tahu. Kamu tahu kan aku sayang banget sama Angga dan gak ada satu orang pun yang bisa buat aku berpaling dari Angga? Aku minta maaf selama ini gak sadar kalau ternyata kamu suka sama aku. Sungguh... Aku itu tipe perempuan yang kurang peka dengan sikap perhatian laki-laki. Aku mengira semua teman laki-laki aku yang perhatian kepadaku hanya ku anggap sebagai sahabat saja. Karena dari SMA memang kebanyakan teman-teman aku laki-laki semua.

Dan kamu tahu gak sih, teman jalan kamu. Kalau gak salah namanya Dyo. Dia bukan anak satu kampus kita kan? Tapi tiba-tiba tadi dia sms aku bilang suka sama aku alesannya karena aku itu imut, ngeselin, lucu tapi buat orang terpikat. Emang aku begitu juga ya di mata kamu?

Dia juga bilang dia mau lamar aku karena aku bilang aku udah trauma pacaran. Aku bukannya mau nolak dia Fad, tapi kamu tahu sendiri kan aku paling gak bisa di paksa..? 

Jam 18.30

Entah kenapa aku masih aja nunggu Angga dateng kuliah dan parkir di depan warung Anto, padahal aku tahu kenyataannya dia udah punya pacar. Aku salah gak sih Fad masih mengharapkan Angga dan menunggu dia? Aku pernah tanya itu ke Angga, dan dia jawab "Iya, bisa aja Jane". Tuh, dia yang mulai buat aku berangan-angan ingin saling memiliki terus. Tapi inikah yang namanya sayang??

Berarti yang salah siapa menurut kamu Fad?
Angga atau Aku?
Tapi aku bersyukur karena walaupun gak ada kamu dan Resty, ternyata masih ada Marzhell, Deslon, dan temen-temen SMP/SMA aku bisa lupain Angga walaupun hanya sebentar. Tapi perlahan-lahan pasti aku bisa buat lupain Angga.

Do'ain aku ya Ufad.. ^_^
Moga-moga Allah SWT menjaga kamu dengan baik seperti orang tua kamu membesarkan kamu dengan sabar dan mendengarkan keluh kesahmu seperti temen-temen kamu disini.

Aku Sayang Kamu

Rabu, 08 Februari 2012

Afraid of Love

Ya Allah..

Cuma engkau yang tahu kapan & bagaimana aku jatuh cinta. Jangan biarkan aku terhanyut dalam perasaan yang tak pasti & tak berguna ini. Awalnya, ia tersenyum manis & kemudian menghampiriku.

Ya Allah, Sang penguasa cinta..

Dia membuatku bermimpi, dia membuat setiap tidurku menjadi indah. Apa yang ia berikan & ucapkan untukku semuanya sangat berarti.

Ya Allah, Sang penguasa hati..

Apa yang harus kulakukan? Aku merasakan sesuatu dalam hatiku.

Ya Allah..

Jika ia memilih seseorang di antara semua wanita terbaik baginya untuk dijadikan dambaan hatinya, aku ikhlas.. amat sangat ikhlas. Dan jika suatu hari air mata ini tidak bisa terbendung lagi, izinkan aku untuk menangisinya. Karena dia yang bisa mencuri hati milikmu ini ya Allah..

Ampunilah ya Allah..

Karena kau adalah ketenangan di dalam kegelisahanku.

It's All About love

08 February 2012

Aku kira setelah sahabatku meninggalkan dunia dan aku. Aku bisa terus mencintai seorang Untung Angga Prayogo dan sebaliknya dia pun begitu.

Ternyata hari ini tiba, dari awal kecurigaanku karena dia sering ngobrol sama cewek lain, aku jadi gak yakin sama omongannya dia kalau dia sayang sama aku. Dia lebih suka jalin hubungan dengan cewek murahan.. Yang cuma bisa kasih janji kosong dan kumpul kebo. 

Ya Allah, berilah jalan untuknya dan membuka matanya bahwa aku sebenarnya bisa lebih baik dari perempuan mana pun yang cuma bisa beri jasmani sebelum janji suci diikrarkan. Aku sedih melihatnya begini.. aku sering berfikir, sebenarnya apa yang membuatnya merasa tidak pantas untuk menjadi kekasih hatiku.

Sedangkan dia tahu, aku tidak bisa berpaling darinya.
Aku ingin seseorang seperti sahabatku, baik dan perhatian.. hanya itu, simple aja untuk pria idamanku sekarang. Aku gak akan meminta yang macam'' karena aku tahu omongan itu kebalikan dari kenyataan nanti.